BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Gita Wirjawan: Dari 65 juta wajib pajak, cuma 23 juta yang bayar

 




Merdeka.com - Peserta konvensi bakal calon presiden Partai Demokrat, Gita Wirjawan, menyebut potensi fiskal dan keuangan Indonesia masih sangat besar. Hal ini terlihat dari masih banyaknya wajib pajak yang belum memenuhi kewajibannya.

Menurut Gita, dari 65 juta wajib pajak di Indonesia, baru 23 juta yang bayar pajak. Padahal, potensi pajak ini bisa digunakan untuk membangun infrastruktur yang berbasis lingkungan.

"Pajak itu baru 23 juta yang bayar dari 65 juta wajib pajak. Potensi kita ruang fiskal kita besar sekali untuk kepentingan lingkungan kita. Ini ibaratnya sinar yang begitu bersinar," ucap Gita di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (30/4).

Gita menyebut potensi Indonesia dalam lima tahun ke depan masih sangat tinggi. Saat ini saja, ketika masih banyak yang belum bayar pajak, anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia sudah meningkat empat kali lipat dalam sepuluh tahun ke belakang.

"Masa depan dalam periode 5 tahun ke depan kita sangat memiliki kapasitas luar biasa. Sekarang saja APBN meningkat 4 kali lipat dalam 10 tahun," tegasnya.

Pembangunan infrastruktur diakui tak bisa lepas dari kekuatan fiskal sebuah negara. Fiskal merupakan infrastruktur lunak yang harus dikejar pemerintah.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Didukung 23.000 Relawan, Anies Yakin Menangi Konvensi Demokrat

 




JAKARTA, KOMPAS.com — Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat Anies Baswedan optimistis bisa keluar sebagai pemenang meski tak didukung kekuatan media. Anies yakin bisa mengalahkan 11 kandidat konvensi lainnya.

"Saya masih yakin menang," ujar Anies saat ditemui di Graha Irama, Kuningan, Jakarta Pusat, Senin (28/4/2014) malam.

Menurut Anies, kekuatan media bukanlah satu-satunya cara untuk meningkatkan elektabilitas seseorang. Dia lebih memilih menggunakan kekuatan relawan, yang turun langsung ke masyarakat untuk mengampanyekan dirinya dan program yang diusungnya. Rektor Universitas Paramadina ini mengklaim, ada sekitar 23.000 relawan yang bergabung dalam Relawan Turun Tangan. Hingga saat ini, ia mengaku puas dan mensyukuri hasil kerja para relawannya tersebut.

"Itu semua adalah dukungan yang dihasilkan kerja para relawan. Saya tidak punya media," ujar Anies.

Terkait penentuan pemenang konvensi, Anies yakin Partai Demokrat akan mempertimbangkan semua faktor. Hingga saat ini, ia merasa berada di jalur yang tepat. Pemenang Konvesi Calon Presiden Partai Demokrat akan diketahui pada awal Mei 2014. Hasil tersebut akan diputuskan Komite Konvensi setelah tiga lembaga melakukan survei mulai 10 April lalu.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Debat Konvensi berakhir, capres Demokrat ditentukan lewat survei

 




Merdeka.com - Acara puncak Konvensi Capres Partai Demokrat selesai dilaksanakan. 11 Peserta konvensi telah mengikuti debat terakhir dengan membeberkan gagasan dan ide mereka di depan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan ratusan kader lainnya.

Saat memberi pidato penutupan, SBY memberikan pujian kepada 11 peserta konvensi atas ide dan solusinya terhadap permasalahan bangsa. Nanti, pemenangnya akan diusung sebagai calon presiden yang diusung dari Partai Demokrat.

"Apabila Tuhan menakdirkan salah satu dari mereka nanti jadi pemimpin bangsa, Presiden RI ketujuh. Rakyat akan pilih Presiden baru 2,5 bulan mendatang. Kita berharap, ketika harus menjatuhkan pilihannya, rakyat Indonesia sudah mengerti kenapa pilih capres A bukan B, atau C, atau capres lain," ujar SBY di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (27/4).

SBY melanjutkan, penentuan pemenang konvensi ini benar-benar ditentukan lewat jajak pendapat yang akan dimulai besok (28/4). Survei ini juga akan memasukkan pandangan rakyat soal 11 peserta konvensi.

"Mulai esok hari akan diadakan jajak pendapat, atau survei untuk mendapatkan pandangan rakyat kita. Siapa dari 11 peserta konvensi yang diberikan kepercayaan untuk menjadi capres pada Pilres mendatang," papar SBY.

Sebab, penentu terakhir untuk mengungkap pemenang konvensi sepenuhnya berada di tangan rakyat, bukan SBY maupun Demokrat. "Yang pilih bukan SBY, bukan Majelis Tinggi, tapi rakyat. Mari kita ikuti proses ini sebaik-baiknya," pungkasnya.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

SBY Perintahkan Konvensi Capres PD Tetap Lanjut

 




Jakarta - Ketum partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono baru saja menggelar rapat tertutup membahas nasib konvensi Capres PD. SBY memerintahkan agar konvensi tetap dilanjutkan sampai selesai.

"Komite konvensi minta petunjuk kelangsungan konvensi. Kemarin ditunda kan jelang Pileg. Hasilnya, konvensi akan berlanjut dengan satu kali debat terakhir di Jakarta," ujar sekretaris komite konvensi, Suady Marasebessy saat dihubungi, Selasa (15/4/2014).

Debat peserta konvensi terakhir itu akan digelar di Jakarta pada akhir bulan April. Setelah itu, akan dilakukan survei akhir terhadap para peserta konvensi.

"Akhir April debatnya, habis itu disurvei. Tanggalnya nanti berdasarkan lokasi," jelas Suady.

Pemenang konvensi Capres PD akan dirilis ke publik sebelum pembukaan pendaftaran Capres-Cawapres oleh KPU. Namun belum bisa ditentutan bagaimana nasib pemenang konvensi, apakah akan tetap diusung sebagai Capres atau sebagai Cawapres dipasangkan dengan Capres dari partai lain.

"Pengumuman diharapkan sebelum pendaftaran ke KPU mulai tanggal 10 Mei, tanggal 20 Mei akhir di kpu," ungkapnya.

Rapat tertutup itu dipimpin langsung oleh SBY. Anggota majelis tinggi PD, Roy Suryo juga turut hadir.

Sementara itu, beberapa pimpinan komite konvensi yang hadir adalah ketua komite dan sekretaris komite.

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Gusti Allah Jaga Suara Partai Demokrat karena Kepemimpinan SBY Hasilkan Banyak Kemajuan

 




Jakarta: Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono meyakini bahwa Gusti Allah akan mengirimkan para malaikat-Nya untuk menjaga suara Partai Demokrat dalam Pemilu 2014 ini.

 ”Saya sangat meyakini, bahwa Gusti Allah akan mengirimkan malaikat putih untuk menjaga suara Partai Demokrat. Karena Gusti Allah ora sare dan melihat kepemimpinan Pak SBY sebagai Presiden, begitu banyak kemajuan dan pemerataan pembangunan dirasakan oleh rakyat Indonesia,” kata Ibas, sapaan akrabnya, di sela-sela kampanye akbar Partai Demokrat , yang dihadiri puluhan ribu massa, di Lapangan Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (5/4).

 Semua keberhasilan pembangunan nasional itu, Ibas menegaskan, tidak terlepas dari upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden SBY.

“Karena Bapak SBY, Presiden kita sudah dan terus berupaya semaksimal mungkin sehingga negara kita aman, damai, sejahtera. Negara kita terus bergerak maju, adil dan merata. Pembangunan yang di Indonesia tidak hanya di pulau Jawa, tapi juga di luar pulau Jawa,” suami Siti Rubi Aliya ini menyampaikan.

Menurut Ibas, arah dan rencana pembangunan yang diprogramkan Partai Demokrat selama sepuluh tahun terakhir sudah terbukti keberhasilannya, bukan lagi sekadar wacana atau janji-janji. Untuk itu Ibas meminta kepada seluruh kader, relawan, dan pendukung untuk merapatkan barisan.

“Mari kita kawal pemilu berlangsung aman, tertib dan lancar. Taati aturan main menjelang hari pelaksanaan pencoblosan yang hanya tinggal beberapa hari lagi,” Ibas menekankan.

Ibas berharap  agar Pemilu 2014 bisa bermakna bagi masyarakat. Menurutnya, pelibatan masyarakat, membantu untuk menciptakan pemilu damai, bersih, saling menghormati dan peduli pada rakyat.

“Seluruh kader Partai Demokrat diharapkan bisa mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari Ketua RT, Ketua RW, Lurah dan partai peserta pemilu yang lain untuk berdoa bersama agar kualitas demokrasi kita semakin baik,” ujar Ibas yang saat kampanye berlangsung  terus menebar senyum di hadapan massa Demokrat.

“Dengan segala kerendahan hati, saya mengajak seluruh komponen masyarakat, terutama para kader dan simpatisan Partai Demokrat  untuk berdoa bersama di lingkungan masing-masing agar pada saat dan setelah pelaksanaan pencoblosan nanti, kondisi Indonesia tetap aman dan damai,” Ibas memungkasi pernyataannya. (ebyteam/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Hari Terakhir Kampanye di Sidoarjo, Demokrat Kerahkan 80.000 Orang

 




JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat akan melakukan kampanye terakhirnya di stadion Deltras Sidoarjo, Sabtu (5/4/2014). Seperti pada kampanye sebelumnya, partai dengan nomor urut 7 ini akan tetap mengandalkan sosok Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono sebagai juru kampanye utama.

Untuk kampanye terakhir ini, Demokrat habis-habisan dengan mengerahkan 80.000 simpatisan dan kader. "Perkiraan kami ada 80.000 orang. Paling minim jumlah yang hadir 60 ribuan saat kampanye terakhir yang akbar di Sidoarjo," ungkap Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo di Sidoarjo, Jumat (4/4/2014).

Pramono menuturkan, massa yang datang tak hanya berasal dari Sidoarjo melainkan juga daerah lain seperti Madura, Lamongan, Gresik, dan Surabaya, Mojokerto. Pada Jumat malam, rombongan SBY bersama elite Partai Demokrat lain juga sudah meninjau lokasi.

Pramono berharap agar kampanye terakhir bisa berjalan dengan aman dan lancar. Tak hanya diisi orasi, kampanye terakhir Demokrat kali ini juga menampilkan atraksi kesenian daerah, Reog Ponorogo. Nantinya, akan ada 100 reog Ponorogo.

Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan, partainya sangat berharap Jawa Timur dan Jawa Barat kembali menjadi lumbung suara Demokrat. Di kedua provinsi ini, kata Ruhut, perolehan suara partainya mencapai di atas 20 persen. Untuk tahun ini, Ruhut optimis Demokrat tak akan kehilangan suara di Jawa Timur.

"Kami masih punya Pak De Karwo, gubernur Jatim, yang juga memiliki pengaruh di sini," kata Ruhut.

Dia menjelaskan, SBY nantinya akan kembali mengkampanyekan capaian pemerintah selama 10 tahun pemerintahan. Selain itu, Ruhut menuturkan materi kampanye saat di Jakarta lalu juga akan dipakai dalam kampanye kali ini. "Ada beberapa poin dari 11 sasaran khusus yang akan kami paparkan terutama soal lapangan kerja dan gaji pegawai," ujarnya. 

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Dahlan Iskan: Negara kita bukan ajang untuk coba-coba!

 




Merdeka.com - Dahlan Iskan menjadi juru kampanye Partai Demokrat di Lapangan Desa Purwojati, Kecamatan Purwojati, Banyumas. Dia mengingatkan, negara Indonesia tidak boleh dibelok-belokkan lagi karena pembangunan sekarang sudah maju.

"Apa yang sudah baik, kita teruskan," katanya, di Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (4/4).

Lebih lanjut, Dahlan mengatakan bahwa negara Indonesia bukan sebagai ajang untuk coba-coba oleh para calon pemimpin bangsa.

"Negara kita bukan sebagai ajang untuk coba-coba, apalagi dibelokkan oleh para tokoh yang akan memimpin negara kita," katanya seperti dikutip Antara.

Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat Banyumas untuk mencoblos Partai Demokrat pada 9 April dan menonton film "Sepatu Dahlan" pada 10 April 2014.

Dia mengharapkan masyarakat Banyumas memiliki wakil-wakil terbaik yang akan mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat kabupaten itu.

Dalam kesempatan tersebut, Dahlan menyampaikan pesan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat yang juga Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

"Pesan Bapak Presiden, selama dua minggu masa kampanye banyak yang saling menjelek-jelekkan dan agar Partai Demokrat tidak mengikuti cara yang seperti itu. Partai Demokrat hanya bekerja, bekerja, dan bekerja karena yang menjelek-jelekkan belum tentu lebih baik dari mereka," katanya.

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Ini Strategi Pembangunan Partai Demokrat Lima Tahun ke Depan

 




Jakarta: Partai Demokrat  telah menyiapkan program pembangunan bangsa 5 tahun ke depan. Seluruh program bakal diimplementasikan, apabila Partai Demokrat kembali memenangkan pemilu legislatif (pileg) serta pemilu presiden dan wakil presiden (pilpres) 2014.

“Tentu sasaran yang akan dicapai bukan retorika dan angan-angan. Program ini bukan asal-asalan dan teriak-teriak,” kata Ketua Umum DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berorasi dalam kampanye terbatas partainya, di Jakarta, Kamis (3/4).

Dia menjelaskan, program yang disiapkan disusun setelah menarik garis dan pembelajaran manajemen pemerintahan selama ini.

Dia kemudian mengemukakan visi dan misi program partainya, yang terdiri dari enam butir.

Pertama, ekonomi tetap tumbuh tinggi dan semakin kuat.

Kedua, kesejahteraan rakyat mesti terus ditingkatkan.

Ketiga, peningkatan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.

Keempat, politik dan demokrasi semakin stabil dan matang.

Kelima, penguatan aparat TNI/ Polri demi kedaulatan NKRI.

‎Keenam, peningkatan peran Indonesia di mata internasional.

“Jangan main-main, ini semua untuk bangsa,” SBY, yang juga Presiden RI, menegaskan.

SBY menambahkan, partai, yang digagas dan didirikannya, telah menetapkan 11 sasaran khusus yaitu: penanggulangan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan kewirausahaan, modernisasi TNI/ Polri, buruh dan Tenaga Kerja Indonesia, pembangunan daerah dan desa, kesejahteraan pegawai dan guru, infrastruktur investasi dan pemberantasan korupsi.

Dia kemudian menjelaskan secara teknis, satu per satu 11 sasaran khusus tersebut.

Pertama, dalam aspek penanggulan kemiskinan, seluruh program pro-rakyat seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Jaminan Kesehatan Masyarakat, beras miskin dan lain-lain akan dilanjutkan dan ditingkatkan. Alokasi anggaran 5 tahun ke depan hingga Rp 1.000 triliun.

Kedua mengenai pendidikan umum dan agama ditingkatkan. BOS dan beasiswa diperbesar.
“Gaji guru, dosen dan peneliti dinaikkan. Alokasi anggaran mencapai Rp 3.000 triliun,” ujarnya.
Ketiga, kesehatan rumah sakit dan puskesmas diperbanyak. Kesejahteraan dokter dan tenaga medis ditingkatkan.

“Pada 2019 BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) mencakup semua penduduk Indonesia,” tegasnya.
Keempat, dalam bidang pangan dan energi harus ada peningkatan pertanian, kelautan, perikanan dan kelautan.

“Kilang BBM (bahan bakar minyak) dibangun, daya listrik ditingkatkan hingga 65.000 mega watt,” katanya.
Kelima, dilakukan program kewirausahaan besar-besaran hingga 2 juta orang. Kredit Usaha Rakyat ditingkatkan hingga Rp 200 triliun.

Keenam, program pengembangan kekuatan TNI/ Polri akan terus ditingkatkan. Termasuk, alutsista, personel, gaji, remunerasi. Personil Polri ditambah 100 ribu orang.

Ketujuh, peningkatan kesejahteraan buruh.

“Era buruh murah sudah selesai. Perlindungan dan pelayanan TNI harus ditingkatkan,” ujarnya.

Delapan, alokasi anggaran untuk daerah terus ditingkatkan hingga Rp1.000 triliun per tahun. Anggaran desa hingga Rp 100 triliun dan 1 miliar per desa, per tahun.

Kesembilan, peningkatan gaji PNS dan guru. Pegawai terendah pada 2019 mesti mencapai 5 juta rupiah.
Kesepuluh, sasaran MP3EI hingga tahun 2025 mencapai Rp 4.500 triliun. 

Kesebelas, pemberantasan korupsi jalan terus tanpa pandang bulu. “Penting diutamakan aspek pencegahan. Jangan menjebak. Ingatkan barangkali ada yang tidak tahu tindakannya keliru. Kalau sudah diingatkan berkali-kali tetap korupsi, sanksi diberikan. Mari kita berupaya mencegah korupsi,” tegasnya.

Menurut SBY keseluruh sasaran khusus itu bukanlah ilusi dan wacana. Dia juga mengajak seluruh pihak melakukan perubahan dan membangun negara ke arah lebih baik.

“Hal-hal yang sudah baik jangan diganti dan diubah. Apalagi tidak jelas seperti apa perubahannya. Apalagi hanya teriak-teriak perubahan,” tukasnya.

Menurutnya, mengelola negara dan pemerintahan jangan sampai hanya bersifat eksperimen. “Kita tak boleh eksperimen coba-coba. Negara ini dan rakyat punya harapan dan masa depan. Jangan sampai perubahan tidak berangkat dari perencanaan strategis, manajemen dan akuntabel,” ucapnya.

Dia berharap Indonesia tidak kembali mengalami krisis dan masa kelam. “Mari kita bermohon agar krisis tidak terulang dan tidak terjadi lagi,” ucapnya.

“Oleh karenanya jangan sampai ada salah urus dan manajemen pemerintahan gegabah. Ini negara dan pemerintahan yang besar, jangan asal-asalan. Bersama Demokrat, mari kita jaga dan bahkan tingkatkan hal sudah baik, jangan diobrak-abrik,” tegasnya. (rilis/beritasatu/wan/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

SBY Luncurkan Program Beasiswa Presiden RI

 




Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, didampingi Wapres Boediono, meluncurkan ‘Indonesia Presidential Scholarship’ atau Beasiswa Presiden Republik Indonesia (BPRI) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/4) pukul 15.00 WIB. Program beasiswa ini diberikan Pemerintah Indonesia kepada warga negara Indonesia untuk menempuh jenjang pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) di sejumlah perguruan tinggi terbaik dunia.

Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan, beasiswa tersebut disampaikan oleh Presiden sejak awal 2013 untuk mempersiapkan generasi emas 100 tahun pada tahun 2045 dimana bangsa Indonesia akan memiliki populasi usia muda yang besar. Diharapkan dengan program beasiswa ini akan lahir pemimpin baru yang berpengetahuan, berketerampilan, serta cinta dan bangga dengan tanah airnya.

Gagasan program ini sudah ada sejak awal 2013, namun baru kali ini resmi diluncurkan.

“Ketika kiamat esok hari, kita punya benih, maka tanamlah benih itu. Masa kampanye bukanlah masa yang steril dalam kebaikan, selama tidak disalahgunakan,” ujar M. Nuh.

Sementara itu, Presiden SBY menjelaskan bahwa peluncuran BPRI ini merupakan babak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia menuju bangsa yang lebih maju. Yakni, dengan memiliki SDM (sumber daya manusia) yang unggul.

Potensi SDA yang baik harus diikuti dengan manusianya yang juga unggul, maju, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki daya saing yang tinggi. “Itulah sebenarnya cara pandang yang harus dibangun jika ingin 100 tahun setelah merdeka, Indonesia benar-benar menjadi bangsa dan negara yang maju dan sejahtera,” kata Presiden SBY dalam sambutannya.

Selain meluncurkan BPRI, SBY juga meresmikan tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) baru di Indonesia. PTN tersebut adalah Universitas Teuku Umar (Aceh Barat), Universitas Tidar Magelang, Universitas Siliwangi (Tasikmalaya), Universitas 19 November (Kolaka), Politeknik Negeri Subang, Politeknik Negeri Ketapang, dan Politeknik Tanah Laut, Tanah Laut (Kalsel).

Dengan adanya BPRI ini, maka semakin banyak jenis beasiswa yang dijalankan oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Sebelumnya LPDP sudah menjalankan program Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Data terakhir jumlah penerima BPI sudah ada sekitar 1.500 orang. Anggaran untuk dua jenis program beasiswa itu adalah Rp 500 miliar per tahun. Dana itu merupakan bagian dari hasil pengelolaan dana abadi pendidikan yang berjumlah Rp 15 triliun lebih.

Hadir pula dalam acara ini Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Wamenag Nasaruddin Umar, dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko. (websitepresiden/dik)

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Dahlan Iskan Bantah Sengaja Putar Film "Sepatu Dahlan" Berdekatan dengan Pemilu

 



JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan membantah sengaja memutar film Sepatu Dahlan di bioskop berdekatan dengan Pemilu Legislatif 2014. Film ini bertutur tentang masa kecil Dahlan. Rencananya, film akan diputar serentak di bioskop pada 10 April 2014, sehari setelah pemungutan suara.

"Saya bukan orang yang punya ide, bukan orang yang membiayai. Saya bukan orang yang titip pesan, bukan mendorong supaya ada film ini. Mungkin kata-kata ini sulit dipercaya, tapi, ya tidak apa-apa," ujar Dahlan seusai menonton pemutaran terbatas film Sepatu Dahlan di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/4/2014) malam.

Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat itu mengaku tak pernah melakukan intervensi selama pembuatan film. Ia pun menampik film ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan dirinya kepada masyarakat, mengingat Partai Demokrat berencana menggelar survei elektabilitas peserta konvensi mulai 10 April 2014.

Sutradara maupun produser film ini juga menegaskan, pemutaran film Sepatu Dahlan tak bermuatan politis. Film tersebut menyasar segmen penonton anak-anak dan keluarga, dengan tujuan mendorong semangat orang-orang yang tidak mampu secara ekonomi untuk tetap bisa menggapai cita-cita.

"Produksi baru bisa dilaksanakan akhir 2013. Ini masalah nasib kami baru dapat jadwal (putar) sekarang. Jangan berpikir politik, nikmati saja film ini," kata salah satu produser film Sepatu Dahlan, Rizal Kurniawan. Film ini disutradarai Benni Setiawan.

Lewat film ini diceritakan Dahlan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Bahkan, Dahlan sampai tak mampu membeli sepatu. Sosok Dahlan dalam film ini diperankan Aji Santosa, ayah Dahlan dilakoni Donny Damara, dan Kinaryosih menjadi ibu Dahlan. Naskah film merupakan adopsi dari buku "Sepatu Dahlan" karya Khrisna Pabichara.

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Tujuh Berita Baik dari SBY untuk Warga Sumsel

 




Palembang, Sumsel:  Suara serempak belasan ribu massa yang meneriakkan kata “SBY… SBY… SBY..!” terdengar bergemuruh saat Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memasuki arena kampanye terbuka di lapangan Benteng Kuto Besak, di tepi Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa, 1 April 2014. Mendung menggayut dan angin meniupkan kesejukan bagi 15-an ribu peserta kampanye yang terdiri dari simpatisan, anggota, dan kader Partai Demokrat setempat.

“Apa kabar, Palembang?” SBY bertanya

“Baiiiik..!” Belasan ribu warga menyahut.

“Palembang kota penuh kenangan,” ujar SBY sembari menambahkan cucunya (Airlangga Satriadhi Yudhoyono, putra Edhie Baskoro Yudhoyono-Siti Rubi Aliya Baskoro Yudhoyono) juga berdarah Palembang.

Sumsel dan Palembang memang punya kenangan khusus bagi SBY. Saat berpangkat Mayor Jenderal, SBY pernah bertugas sebagai Panglima Kodam Sriwijaya (1996-1997), yang bermarkas di Palembang.
SBY membuka orasi dengan menyerukan, “Mari kita bekerja… bekerja… bekerja..!”

Ia mengingatkan bahwa rakyat tidak suka partai yang dalam kampanyenya kerap menjelek-jelekkan partai lain.

“Saya membawa tujuh kabar baik bagi Palembang dan Sumatera Selatan,” ujar SBY dengan suara mantap.
“Pertama, kereta api batu bara mulai dibangun tahun ini,” kata SBY disambut riuh peserta.

Kedua, kata SBY, Pembangkit Listrik Tenaga Batubara Mulut Tambang akan segera beroperasi, menambah daya bagi Provinsi Sumatera Selatan.

Yang ketiga, Duplikasi Jembatan Musi 2 akan segera rampung. Ini akan membuat transportasi orang dan barang yang melintasi sungai Musi semakin lancar.

Keempat, IAIN Raden Fatah menjadi Universitas Negeri. Institut Olahraga pertama Indonesia juga dibuka di Palembang.

Kelima, Bandara Sultan Mahmud Baharuddin telah menjadi bandara internasional.

“Saya kemarin meresmikan Bandara Pagar Alam,” kata SBY yang segera disambut massa dengan gembira.
Keenam, kata SBY, berjalannya BPJS Kesehatan yang menanggung layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

“Terakhir (ketujuh) UU Desa sudah kita sahkan,” SBY menegaskan, “Desa-desa bisa mendapat anggaran sampai Rp1,4 milyar per tahun; per desa, untuk kemandirian dan kesejahteraan desa.”

Masyarakat Palembang dan Sumatera Selatan menang sangat menantikan kedatangan SBY yang menggagas dan mendirikan Partai Demokrat.  Sebelum kedatangan SBY, bendera, umbul-umbul, baliho, spanduk, serta poster khas Partai Demokrat sudah terpasang di seluruh jalanan Kota Palembang hingga kawasan Lapangan Benteng Kuto Besak. Simpatisan, anggota, dan kader  Partai Demokrat pun tidak henti-hentinya meneriakkan dukungan terhadap SBY dan Partai Demokrat.

“Rumah besar kita adalah Indonesia,” kata SBY, “Rumah kita yang kecil adalah..?”

“Demokraaat..!” belasan ribu hadirin segera menyambut dengan teriakan riuh.

Setelah keriuhan itu, lagu “Rumah Kita” mengalun merdu dari mulut penyanyi Rio Febrian.
“Partai Demokrat rumah kita…” koor serempak hadirin bergema di ujung lagu.

Setelah alunan lagu “Rumah Kita”,  SBY menyampaikan, warga Indonesia di mana saja bisa memanfaatkan program-program pro-rakyat yang diusung Pemerintahannya selaku Presiden RI. Program-program tersebut antara lain KUR, PNPM, BOS, PKH, Beasiswa Prestasi, dan program-program lainnya.

Dalam masa Pemerintahan Presiden SBY, kebijakan seperti BPJS dan UU Desa berhasil disahkan.

“Sepuluh tahun ini, yang saya pimpin telah banyak memberi bukti, maka dengan kerja keras kita berbuat lebih banyak lagi,” SBY menegaskan.

SBY juga mengingatkan para kader, anggota, dan simpatisan Partai Demokrat agar dalam berkampanye tidak menyerang partai lain.  Partai Demokrat tidak pernah memandang partai lain sebagai musuh. SBY pun mengajak masyarakat Palembang serta Indonesia bersatu memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Setelahnya, sembari diiringi lagu “Tendangan Dari Langit” SBY, Ibu Ani Yudhoyono, dan rombongan melempar tujuh bola sepak yang telah ditandatangani SBY.

“Nanti tanggal 9 April, coblos apa?” SBY bertanya.

“Nomor tujuuuh,” hadirin menyahut serempak.

SBY kemudian melakukan simulasi pencoblosan kertas suara pada lambang dan nomor Partai Demokrat yaitu nomor 7 (Tujuh).

Simpatisan dan warga Palembang juga mendapatkan hiburan dari  artis ternama asal Jakarta  yaitu Wali Band, D’Massiv, Rio Febrian, Ikke Nurjanah dan MC beken Edwin serta Jodi.

Usai berorasi, tibalah acara yang ditunggu hadirin di semua tempat kampanye. SBY turun panggung untuk bersalaman, berfoto bersama, menandatangani kaus maupun topi hadirin.  (rilis/dik)

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Dahlan Iskan: Saya "Disekolahkan" Sangat Mahal oleh SBY

 




JAKARTA, KOMPAS.com — Peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Dahlan Iskan, mengaku telah "disekolahkan" oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut dia, "sekolah" itu terkait energi.

"Orang boleh mencaci beliau, tapi saya punya pandangan berbeda soal beliau. Saya bersyukur 'disekolahkan' sangat mahal soal energi oleh beliau dan berterima kasih pada beliau," ujar Dahlan dalam "ceramah kebangsaan" peluncuran buku The Next One Biografi Dahlan Iskan di Soehanna Hall, The Energy Building SCBD, Jakarta, Senin (31/3/2014).

Menurut Dahlan, dia "sekolah" soal energi dari hulu ke hilir ketika ditunjuk Presiden SBY menjadi Direktur Utama PT PLN. Dalam kesempatan itu, Dahlan pun bertutur soal penilaiannya bahwa PLN sudah tak mampu mencukupi energi di dalam negeri.

Dahlan lalu bercerita soal kondisi PLN yang terlilit utang dan beragam persoalan. Dia berkeinginan ada PLN baru di Indonesia dengan biomassa sebagai basis sumber energinya. "Teknologinya ada. Bagaimana menjalankannya? Sudah ada roadmap-nya," kata dia.

Masyarakat menengah

Di tengah ceritanya soal energi dan didikan SBY, Dahlan pun berpendapat bahwa pemerintah tak seharusnya selalu mengikuti keinginan masyarakat ekonomi kelas menengah. Jika keinginan kelompok tersebut yang mayoritas ada di kota besar dan Ibu Kota terus diikuti, menurut dia, maka hal itu akan berbahaya bagi masyarakat miskin, terutama di daerah.

Kereta rel listrik menjadi contoh yang disebutkan Dahlan. Bila kebutuhan tersebut dituruti seketika dengan proyek senilai triliunan rupiah, maka anggaran akan terlalu tersedot ke sana. "Bila lupa (pembangunan) daerah-daerah miskin di Timur sana," ujar dia.

Buku biografi Dahlan Iskan ditulis Budi Rahman Hakim dan Deden Ridwan, setebal 747 halaman. Jejak hidup Dahlan dari masa kecil yang kekurangan hingga langkahnya maju dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat untuk menuju "The Next One" menjadi alur cerita detail buku tersebut.

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

SBY Kabarkan Tujuh Berita Baik untuk Jabar

 




“Sekarang saya ingin menyampaikan tujuh berita baik,” kata SBY yang mengenakan baju serta baret berwarna biru di hadapan massa.

Berita baik pertama, kata SBY, ialah sejak tahun 2013 telah dikucurkan anggaran Rp1 triliun untuk pembangunan jalan di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

“Alhamdulillah sejak 2013 dengan anggaran Rp1 triliun telah dibangun untuk jalan bagian Selatan Jabar,” katanya.

Berita baik kedua ialah, pembangunan rel ganda kereta api dari wilayah DKI Jakarta sudah sampai ke wilayah Jawa Barat.

“Rel ganda kereta api Jakarta sudah tembus Jabar sampai Jateng dan Jatim. Naik kereta api makin aman dan cepat. Bahkan kereta api jurusan Bogor-Sukabumi dan Cianjur telah dibuka kembali,” katanya.

Kabar ketiga ialah, lanjut SBY ialah Waduk Jatigede, di Kabupaten Sumedang, dengan biaya Rp4 triliun pada bulan September ini sudah diairi.

“Bulan September sudah diisikan (air, red), dan Insya Allah banjir di Indramayu bisa dicegah,” katanya.

Berita keempat ialah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mulai dibangun bandara besar bertaraf internasional yakni Bandara Kertajati.

“Berita kelima di Tasikmalaya sudah punya universitas negeri yakni Universitas Siliwangi lalu di Subang ada Politeknik Subang,” ujar SBY.

Ia mengatakan, berita baik keenam ialah warga Indonesia terutama yang belum mampu yakni sekitar 86,4 juta orang sudah bisa mendapatkan jaminan kesehatan.

“Mereka bisa berobat gratis. Saya tahu di sana sini masih ada kekurangan, tapi mari bersama-sama kita perbaiki. Dan berita ketujuh ialah Alhamdulillah desa telah memiliki Undang-undang Desa,” katanya.

SBY juga menyampaikan tekadnya untuk terus membawa perubahan di Jawa Barat.

“Saya ingin Jawa Barat dan Indonesia semakin baik lagi lima tahun ke depan. Jika sepuluh tahun ini pemerintah telah memberikan bukti, maka lima tahun ke depan akan lebih baik lagi. Jangan sampai yang sudah baik diganti-ganti lagi, justru yang sudah bagus ditingkatkan,” SBY menegaskan disambut massa Partai Demokrat.

“Itulah mengapa kita bertemu di sini. Kita ingin lima tahun mendatang Jabar lebih sejahtera. Saudara tahu partai mana yang akan melakukan dan melanjutan itu?” SBY bertanya sembari mengingatkan, agar kader dan simpatisan Partai Demokrat  tidak terpengaruh dengan informasi negatif tentang partai yang digagas dan didirikannya itu. (antara/ebyteam/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

SBY: Ini Era Infrstruktur

 




Deli Serdang, Sumut: Meningkatnya kelas menengah di Indonesia membuat permintaan terhadap barang dan jasa meningkat pula. Ada keperluan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi, membangun lebih banyak infrastruktur yang diperlukan, termasuk kapasitas transportasi darat, laut, dan udara.

“Ini akan terus terjadi, ini awalan yang baik karena insya Allah pergerakan ekonomi kita akan terus terjadi, dengan cacatan manajemen pemerintahan harus tepat dan pengelolaan perekonomian harus dijalankan dengan baik,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Presiden mengatakan hal itu pada bagian lain sambutannya saat meresmikan Bandar Udara Internasional Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (27/3) siang.

Asia akan mengalami perkembangan pesat. Dalam konteks itu, Indonesia tidak boleh tertinggal. Solusinya? “Konektivitas Indonesia harus kita bangun,” ujar SBY.

Sebelum Indonesia diintegrasikan dengan kawasan Asia maupun global, maka konektivitas domestik harus kita tingkatkan. Dari situlah lahirnya Masterpalan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). “Kita memerlukan masterplan itu bukan sekedar RPJMN, APBN, ataupun RKP tapi kita perlu masterplan yang tajam, hidup, dan dapat diukur kemajuannya,” SBY menjelaskan.

“Ini era kita membikin lebih baik ekonomi Indonesia, membangun lebih banyak infrastuktur, dan mengokohkan konektivitas di seluruh tanah air,” Kepala Negara menegaskan.

Pada kesempatan ini, Presiden kembali mengundang BUMN dan swasta dalam negeri untuk ikut menyuskeskan infrastruktur. Sebelum kita mengundang mitra dari negara sahabat. (websitepresiden/wan)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Terobosan Pemerintahan SBY: PTS Dinegerikan, Pegawai Bisa Jadi PNS atau PPPK

 




Jakarta: Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergelut di bidang pendidikan. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar mengemukakan, terhadap perguruan-perguruan tinggi swasta (PTS) yang dijadikan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh pemerintah atau Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH), terbuka peluang bagi pegawai PTS tersebut untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Namun pengangkatan pegawai eks perguruan tinggi swasta yang dinegerikan dan pegawai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH) itu harus berpedoman pada Undang Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN),” kata Azwar dalam rapat tindak lanjut PTNBH di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Kamis (27/3).

Saat ini sudah ada 13 sampai 20 perguruan tinggi swasta yang sudah dijadikan PTN oleh pemerintah. Jumlah ini diperkirakan di masa mendatang akan terus berkembang seiring dengan bertambahnya Daerah Otonomi Baru (DOB) dan adanya pemekaran daerah.

Meski demikian, menurut Menteri PAN-RB Azwar Abubakar, sistem seleksi pegawai eks PTS yang akan diangkat menjadi CPNS dilakukan secara nasional. Karena itu, hanya orang-orang yang berkualitas yang dapat lolos seleksi pegawai yang akan diangkat menjadi PNS.

Kualifikasi CPNS dari PTS yang dijadikan PTN itu, lanjut Azwar, sesuai dengan kebijakan dalam UU ASN dilakukan melalui Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB) sesuai dengan kebijakan masing-masing PTN.

Menurut Menteri PAN-RB, permasalahan yang sering timbul dalam menjadikan pegawai eks PTS menjadi CPNS adalah masalah usia yang tidak sesuai dengan batas umur.  “Biasanya usia dari pegawai yang akan diangkat sudah melebihi batas umur. Berdasarkan UU ASN, mereka bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah melalui seleksi,” tegas Menteri.

Azwar menilai, penegerian PTS ini sangat positif karena sistem yang berlaku seperti aturan keuangan sampai sistem penggajian juga akan dinegerikan. “Ke depan kami akan segera membuat Peraturan Pemerintah (PP) atau Kepputusan Presiden (Keppres) untuk mengurus masalah perpindahan dari swasta ke negeri,” imbuh Azwar.

Rapat tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat dari Kemenko Kesra, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kemenkum HAM, Lembaga Administrasi Negara (LAN), BKN serta pejabat Kementerian PAN-RB. (websitesetkab/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Kemenangan Partai Demokrat untuk Kesejahteraan Rakyat

 




Lampung Tengah: “SBY… SBY… SBY!” teriakan simpatisan Partai Demokrat Lampung membahana di Lapangan Merdeka, Kabupaten Lampung Tengah pada Rabu (26/03). Dua puluh ribuan warga Lampung, kader dan simpatisan memadati kampanye terbuka Partai Demokrat kali ini. Daya tampung lapangan yang terbatas membuat massa yang terus mengalir, terpaksa tertahan di pinggir lapangan dan perkampungan sekitarnya.

Massa sudah mengalir sejak pagi hari. Sambil menunggu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mereka dihibur band Wali, penyanyi dangdut Cici Paramida, dan penyanyi pop Rio Febrian, yang dipandu pasangan kocak Edwin dan Jody. Di sela-sela menikmati pertunjukan musik, peserta kampanye menyaksikan tujuh penerjun payung mendarat dengan mulus di lapangan.

SBY tiba di lapangan Merdeka menjelang pukul 15.00 WIB, bersama rombongan. SBY terbang dari Jakarta pukul 11 pagi. Setelah beristirahat sejenak di Bandar Lampung, SBY langsung menempuh perjalanan darat lebih kurang 90 menit ke Lampung Tengah melewati ruas Jalan Lintas Sumatera. SBY antara lain didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, para peserta Konvensi Capres PD, para kader PD di Kabinet Indonesia Bersatu II, Pengurus Dewan Pembina PD, Pengurus Harian DPP-PD, para legislator dan caleg DPR-RI, Ketua DPD-PD Lampung Ridho Ficardo, yang akan berlaga dalam Pemilu gubernur Lampung, 9 April, serta para kader utama PD.

“Apa kabar, Lampung…?” SBY menyapa yang segera disambut sorak-sorai hadirin. Mereka tambah riuh ketika SBY menyapa warga dari masing-masing kabupaten, mulai dari Lampung Tengah, Lampung Timur, Kota Metro, Lampung Utara, Way Tangan, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji.

“Kados pundi kabari pun,” SBY menyapa para penduduk keturunan Jawa yang jumlahnya cukup banyak di Lampung.

“Om Swastyastu,” SBY juga menyapa hadirin asal Bali yang juga jumlahnya cukup besar di Lampung.

Dalam orasinya SBY menegaskan, kemenangan Partai Demokrat semata-mata untuk kesejahteraan rakyat. SBY kemudian mengingatkan warga Lampung akan keberhasilan-keberhasilan pembangunan yang mereka nikmati selama ini. Untuk program Bantuan Operasional Sekolah, misalnya, Lampung adalah satu dari 10 daerah penerima dana BOS terbanyak, dengan nilai Rp.751.8 miliar pada tahun anggaran 2014. Angka kemiskinan di Lampung menunjukkan tren penurunan sejak tahun 2007 dengan rata-rata penurunan 1,05 persen per tahunnya, antara lain melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar kesehatan Ibu dan pendidikan anak di bawah lima tahun yang tergolong rumah tangga sangat miskin.

“Demokrat adalah rumah kecil kita. Indonesia adalah rumah besar kita. Mari kita lanjutkan apa yang sudah baik bersama Partai Demokrat,” ,” SBY berseru, disambut sorak-sorai kader dan simpatisan.

Hadirin kemudian sama-sama mengalunkan lagu ‘Rumah Kita’ bersama penyanyi Rio Febrian. SBY ikut menyanyi lantang bersama hadirin, “Partai Demokrat. Nomor tujuh.. Rumah kita.”

Selama 10 tahun pemerintahan Presiden SBY, kenaikan laju pertumbuhan ekonomi Lampung per tahun rata-rata di atas 5,5%. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada akhir tahun 2013 yang mencapai 6,1 persen, di atas angka nasional sebesar 5,78 persen. Kenaikan pendapatan per kapita Lampung pada periode 2004-2009 melambung sebesar 340 persen.

“Kini saudara-saudara kita yang miskin, bisa berobat gratis dengan BPJS,” papar SBY, “Gaji PNS, guru maupun anggota TNI/Polri juga terus naik.”

Diiringi lagu ‘Tendangan dari Langit’, acara berlangsung makin meriah saat SBY melemparkan tujuh bola sepak yang sudah ditandatanganinya kepada hadirin.

“Jadi, tanggal 9 April nanti, pilih nomor berapa?” SBY bertanya pada hadirin.
“Tujuuuh…!” Hadirin berteriak serentak.

SBY menutup kampanyenya dengan memeragakan cara mencoblos kertas suara nomor tujuh, “Demokrat menang untuk rakyat!”

Sebelum pulang, SBY, Ibu Ani Yudhoyono, Edhie Baskoro dan rombongan turun panggung untuk menyalami masyarakat.

Para calon legislatif DPR-RI dari daerah pemilihan Lampung yang ikut mendampingi SBY dalam kampanye kali ini, antara lain Usmawarnie Peter; Dr. Ir. H Atte Sugandi, MM, MH; Ir. H. Marwan Cik Asan, MM; Nizwar Affandi; H. Hadi M. Musa Said, M.Si; Mutia Julita, SE; Dewi Silvanna, SH.; Ir. Yamin Kusumawijaya; dan Sri Budiyantini. Hadir pula  Arifin Sanjaya, Agustian AF, Dirhamsyah, Hamsin Jalil, Dra. Mastriani, Martalena, Selva, Sugiarto AW, Syafarul Nusi, Tri Heryanto, Toto Herwantoko, dan Yasminie Asyik yang merupakan caleg DPRD Lampung.

Dari Lampung, SBY, dalam kapasitas sebagai Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Umum Partai Demokrat, dijadwalkan akan berkampanye di Medan, Sumatera Utara pada Jumat, 28 Maret 2014. (rilis/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Pemerintahan SBY Berhasil Berantas Korupsi dan Tak Pernah Jual Aset Negara

 




Brebes, Jateng: Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tampil sebagai juru kampanye nasional pada kampanye terbuka Partai Demokrat di Stadion Karangbirahi, Brebes, Jawa Tengah Selasa (25/3). Ditemani Ibu Ani Yudhoyono dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, SBY menyatakan selama pemerintahannya 10 tahun terakhir berhasil memberantas korupsi dan tidak pernah menjual aset negara.

Saat SBY tampil sekitar pukul 14.20 WIB, hujan deras mengguyur arena kampanye. Namun SBY tetap teguh berorasi di hadapan sedikitnya 30 ribu kader dan simpatisan yang juga terus bersemangat di tengah guyuran hujan.

Untuk pertama kali semasa kampanye, SBY dengan lugas menjawab tuduhan korupsi dalam partai Demokrat.

“Partai Demokrat bukan partai paling korup! Itu tuduhan salah. Partai Demokrat justru berjuang memberantas korupsi, dimulai dari internal partai itu sendiri. Tidak ada pilih kasih,” SBY, yang memakai baret biru, menegaskan.

SBY menegaskan selama memimpin tidak pernah membuat kebijakan yang merugikan rakyat.

“Kita tidak pernah menjual aset negara. Kita tidak pernah bikin perjanjian migas yang merugikan negara. Kita tidak pernah menjual kapal tanker yang merugikan negara. Bahkan kita melunasi hutang IMF sebesar Rp 60 triliun lebih. Kita menghentikan embargo militer yang merugikan Indonesia. Kita mengakhiri konflik dengan Aceh. Kita menyelesaikan pertikaian dengan Timor Leste. Semuanya jelas, menguntungkan negara.”
Pemerintahan SBY juga telah sukses membangun Jawa Tengah dan Brebes. Tahun depan, Brebes akan memiliki waduk untuk pengembangan lahan bawang seluas 2.000 hektare. Ini bersamaan dengan pengembangan waduk seluas 1.000 hektar di Kuningan, Jawa Barat.

Waduk ini akan mendukung pengairan Brebes hingga mampu menjadi pusat pengembangan bawang nasional. Selain itu, program-program pro-rakyat seperti PNPM, Kredit Usaha Kecil juga menunjukkan bagaimana Partai  Demokrat telah memberikan bukti, bukan hanya janji.

SBY juga gencar mendorong semangat wirausaha dengan memanfaatkan potensi lokal wilayah Brebes dan sekitarnya. Kebijakan pro-rakyat seperti BPJS, PNPM, Program Keluarga Harapan dan program lain berhasil membawa perubahan nyata bagi warga Brebes dan sekitarnya.

“Siapa yang ingin agar program-program pro-rakyat terus berjalan? Karenanya pilih Demokrat untuk melanjutkan program pro-rakyat  dalam 5 tahun ke depan,” SBY menegaskan.

Kampanye terbuka Partai Demokrat di Stadion Karang Birahi, Brebes ini memang sekaligus menjadi penguatan ikatan program pro rakyat yang selama ini sudah terbentuk. Beragam hiburan rakyat pun disuguhkan dalam kampanye terbuka yang berlangsung Selasa siang, mulai dari hiburan artis ibukota seperti Wali Band, Ikke Nurjanah, Rio Febrian, hingga artis reggae Ras Muhammad.

Selain melakukan orasi, SBY juga bernyanyi serta melakukan simulasi pencoblosan surat suara nomor 7, nomor Partai Demokrat dalam pemilihan umum 9 April 2014. Menutup kampanye yang terus diguyur hujan, SBY menendang 7 bola, sebagai perlambang keinginan untuk mendapat pemimpin yang bersih, Indonesia yang makmur dan pendidikan semakin maju.

Hadir dalam kampanye tersebut para kader para peserta Konvensi Capres PD, para kader PD di Kabinet Indonesia Bersatu II, Pengurus Dewan Pembina PD, Pengurus Harian DPP-PD,para legislator dan caleg DPR-RI, serta para kader utama PD.  Seluruh kader, di bawah kepemimpinan SBY,  bertekad mengantarkan Partai Demokrat kembali menjalankan pemerintahan negeri ini. (rilis/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Membangun Bangsa Harus Dilandasi Pikiran Positif

 




Brebes, Jateng: Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mengajak seluruh elemen masyarakat membangun bangsa dengan kebersamaan dan prasangka baik.  Politisi muda yang akrab disapa Ibas ini menambahkan, dengan pandangan positif terhadap bangsa sendiri akan membangkitkan kecintaan untuk berkarya dan berpartisipasi dalam membangun bangsa.

“Karena pandangan-pandangan negatif hanya akan menguras energi, apalagi kalau tidak dibarengi solusi untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan bangsa,” kata Ibas disela-sela kampanye akbar Partai Demokrat di Brebes, Jawa Tengah, Selasa (25/3).

“Sebagai rumah rakyat, Partai Demokrat terus mendorong masyarakat kita untuk berperan aktif dalam bidang-bidang pembangunan, dan hal ini selaras dengan berbagai program pro rakyat pemerintah yang mengutamakan keterlibatan masyarakat dalam membangun daerahnya,” Ibas meyakinkan.

Karenanya, suami dari Siti Rubi Aliya ini menandaskan, bangsa ini hanya dapat maju apabila dibangun dengan kritik yang solutif, bukan kritik yang destruktif.

“Misalnya, bagaimana meningkatkan produktifitas pertanian di Brebes agar terus meningkat setiap tahunnya. Juga upaya-upaya solutif agar sektor industri di Brebes dan wilayah Jawa Tengah lainnya terus tumbuh, investor terus masuk dan menambah lapangan kerja untuk masyarakat,” ia menambahkan.

Untuk itu, Ibas meminta, terutamanya kepada para pakar ekonomi, untuk kiranya secara jujur menjelaskan kepada masyarakat seputar keberhasilan Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam bidang ekonomi.

Menurut Ibas, Indonesia memiliki produk domestik bruto (PDB) yang terus meningkat.

“Ini tak lepas dari faktor pertumbuhan ekonomi yang stabil dan cenderung meningkat,” Ibas menuturkan.

Bukti keberhasilan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden SBY, terang Ibas, ditandai dengan beberapa pengakuan dunia internasional dengan meraih kategori investment grade dari Moody’s ratings agency.

Predikat ini, kata Ibas, merupakan yang pertama sejak 1996. Selain itu, lembaga pemeringkat Fitch Ratings yang menaikkan peringkat Indonesia dari BB+ menjadi BBB-.

“Artinya dalam bentuk indikator makro ekonomi dan penilaian dari luar negeri, ini tak terbantahkan,” calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII ini menuturkan.

Jadi, Ibas menyatakan, masyarakat Indonesia jangan terpengaruh tudingan-tudingan pada Pemerintahan SBY yang dinilai gagal memimpin Indonesia karena masih banyaknya persoalan bangsa. (ebyteam/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat Juga Wujud Nasionalisme

 




Tabanan, Bali: Nasionalisme dan patriotisme bisa juga diabadikan dan diaplikasikan dalam konteks pembangunan nasional dan daerah. Caranya dengan memajukan perekonomian dan kesejahteraan, menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.

“Termasuk memajukan dunia kepariwisataan di Bali, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mengurangi kemiskinan dan pengangguran. Itu bisa disebut nasionalisme dan patriotisme,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memberikan sambutan acara silaturahmi dengan keluarga pahlawan Bali, di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (23/3) sore.

Nasionalisme dan patriotisme, ujar Presiden SBY, dimiliki oleh semua bangsa, termasuk Indonesia. Nasionalisme dan patriotisme yang paling tinggi tingkatnya adalah cinta bangsa dan tanah air. Menurut SBY, Indonesia harus tegak berdiri meski siapa pun mengancam dan mengganggu Indonesia.

Presiden berpesan agar generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa haruslah dapat mengimplementasikan dan mengaktualisasikan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme. Dimulai dari mempertahankankan kedaulatan dan kekuatan Indonesia sampai upaya cerdas mewujudkan Indonesia menjadi negara yang lebih maju, makmur, adil, dan damai.

Pada kesempatan ini Presiden SBY juga mengajak semua untuk untuk bersepakat, berikrar, dan berjanji agar empat landasan dan pilar dasar tegak selamanya di Indoesia. Keempat pilar tersebut adalah Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Generasi dan pemimpin mendatang meski hidup di era modern, namun Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tungga Ika harus tetap tegak berdiri dan tidak ada siapa pun yang mengganggu atau merongrong untuk mengubahnya,” SBY menegaskan (websitepresiden/dik)

 

BERITA KAMPANYE PARTAI #DEMOKRAT PARTAINYA #SBY

Kepemimpinan Partai Demokrat Bawa Indonesia Lebih Maju

 



 
Malang, Jatim: Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan program-program prorakyat yang dijalankan pemerintahannya selama 10 tahun telah membawa Indonesia lebih maju.

“Selama 10 tahun kepemimpinan Partai Demokrat, sudah membawa Indonesia lebih maju, Demokrat sudah melakukan banyak hal. Dan, banyak yang telah kita perbuat untuk negeri ini,” ujar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjadi juru kampanye nasional (jurkamnas) Partai Demokrat di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (22/3/2014).

Menurut Presiden RI itu, membaiknya negara ini tidak lepas dari program-program pemerintah yang prorakyat. Dukungan penuh dari Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu dua periode merupakan bukti konkret.

Demokrat telah memberikan bukti, tidak memberi janji-janji. Oleh karena itu, program pemerintah bersama Demokrat harus didukung karena seluruhnya adalah untuk kesejahteraan rakyat.

Beberapa program yang prorakyat di antaranya adalah Jamkesmas, BOS, PNPM, KUR hingga BPJS yang baru diluncurkan awal tahun ini. Program-program ini diwujudkan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat.

“Insya Allah lima tahun ke depan negeri ini akan semakin baik. Kami juga berpesan pada rakyat agar tidak salah memilih partai dan Demokrat sudah memberi bukti, bukan janji,” SBY, yang menggagas dan mendirikan Partai Demokrat, menegaskan.

SBY yang didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Bhaskoso (Ibas), Pramono Edhie Wibowo, serta para kader utama Partai Demokrat tiba di Stadion Kanjuruhan sekitar pukul 14.55 WIB, dan langsung menyampaikan orasi politiknya di hadapan puluhan ribu massa Partai Demokrat.

Pada orasi kedua setelah hiburan, SBY yang memakai Baret Biru dengan simbol Matahari di bagian kiri baret itu menyapa warga kembali.

“Apa kabar Malang, apa kabar Jawa Timur, apa kabar Arema, Salam Satu Jiwa, Arema,” SBY berseru.
SBY mengaku antusias dengan kondisi dan masyarakat di Malang.

“Saya pernah tinggal di Malang, masyarakat di Malang sangat dinamis dan kami bangga dengan Malang dan Jawa Timur,” ujarnya.

Setelah menyampaikan orasi politiknya, SBY mengajak massa untuk menyanyikan lagu “Rumah Kita” yang dipopulerkan Ahmad Albar bersama grup band-nya God Bless.

“Rumah kecil kita adalah Partai Demokrat dan rumah besar kita adalah Tanah Air Indonesia,” SBY menyampaikan. (beritasatu/dik)