BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Twitter-an, Pramono Edhie Janji Nge-twit Sendiri

TEMPO.CO, Jakarta - Peserta konvensi presiden Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo, meluncurkan akun Twitter @edhiewibowo_55. Dia berjanji akan menulis sendiri cuitan di media sosialnya itu--selain ditulis oleh tim pemenangannya.

“Akun ini selain untuk lebih dekat dengan masyarakat, juga sebagai sarana kampanye,” kata Pramono. Dia membuat akun Twitter itu karena disarankan oleh konstituennya di daerah.

Pramono mengakui elektabilitasnya lebih rendah ketimbang Menteri BUMN Dahlan Iskan. Namun dia tetap optimistis elektabilitasnya akan meningkat dan menjadi pemenang pada konvensi. Pramono terus berkampanye agar lebih dikenal oleh masyarakat.

“Caranya, ya, berkunjung ke daerah-daerah, datang ke tempat-tempat pemilih,” ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ini. Ketika ditanya modal untuk berkunjung dan berkampanye, dia menjawab, “Modal utamanya: semangat.”

Akun Twitter @edhiewibowo_55 baru diikuti sekitar 1.996 orang. Sementara Pramono baru mengikuti 125 orang dengan 404 cuitan. Selain mengikuti akun peserta konvensi, sejumlah negarawan, dan pejabat, Pramono mengikuti akun Twitter artis Agnes Monica, Panji Pragiwaksono, Glenn Fredly, dan sejumlah artis lain.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Peserta Konvensi Demokrat Tak Komentari Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat, Hayono Isman, enggan menjawab apakah mampu menyaingi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi jika maju di Pemilihan Presiden 2014. Menurut anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrat itu, Jokowi pun belum pasti menjadi calon.

"Saya minta maaf tidak menanggapi soal Jokowi karena 2014 belum tahu siapa yang sudah pasti dan belum. Yang pasti, Pak Wiranto, Prabowo, bukan Jokowi. Kita bicara yang pasti saja dulu, ya," kata Hayono ketika ditemui di Wisma Kodel, Jakarta, Rabu (6/11/2013).

Menurut dia, Konvensi Demokrat nantinya akan menghasilkan capres terbaik yang siap bersaing dengan siapa pun di 2014.

Hal senada dikatakan peserta konvensi Dino Pati Djalal yang merupakan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat itu. "Saya setuju, Jokowi belum mencalonkan diri sebagai presiden. Jadi kita fokus untuk calon terbaik yang akan menang di konvensi," kata Dino.

Sementara itu, peserta lainnya Endriantono Sutarto mengatakan, setiap peserta harus optimistis dapat bersaing di Pilpres 2014. "Kita harus punya optimisme. Kalau enggak ngapain kita ikut konvensi? Konvensi ini nanti kan akan dipilih capres dari Demokrat, berkompetisi dengan yang lain, termasuk Pak jokowi. Meskipun Jokowi belum dinyatakan sebagai calon presiden dari PDI-P," paparnya.

Menurut mantan Panglima TNI ini, peserta konvensi juga harus berupaya agar bisa semakin dikenal oleh masyarakat.

Seperti diketahui, nama Jokowi selalu di posisi teratas dalam survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei. PDI-P sendiri hingga kini belum memutuskan capres dan cawapres yang akan diusungnya pada Pemilu 2014.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Irman Gusman: Konvensi Demokrat Meredup karena "Good News"

JAKARTA, KOMPAS.com — Bakal calon Presiden Partai Demokrat Irman Gusman menilai, penyebab utama meredupnya Konvensi Capres Demokrat adalah media massa. Menurut Irman, media massa saat ini masih memegang prinsip bad news is good news. Akhirnya, konvensi yang merupakan good news tenggelam oleh berbagai berita bad news seperti kacaunya daftar pemilih tetap untuk Pemilu 2014 dan berbagai kasus korupsi. 

"Jadi itu karena media saja, kenyataannya tidak begitu (meredup)," kata Irman di sela-sela pertemuan dengan pimpinan oposisi Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta, Selasa (5/11/2013).
Seiring berjalan waktu, Irman mengaku yakin popularitas konvensi capres Demokrat akan kembali naik. Terlebih lagi, kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah itu, nantinya setiap peserta konvensi akan berkeliling ke berbagai daerah untuk kampanye. 

"Nanti kan kita akan tur keliling daerah, pastinya kalau di daerah akan lebih naik karena isunya tidak sebanyak dan seramai di pusat," kata Irman. 

Sebelumnya, Juru Bicara Komite Konvensi Capres Partai Demokrat Rully Charis mengatakan, ingar-bingar konvensi tengah meredup. Para kandidat konvensi masih canggung melakukan aktivitas konvensi. Pasalnya, sebagian peserta masih mengemban tugas di tempat lain. 

Dalam pengamatan Rully, para kandidat konvensi masih menjunjung tinggi norma dan etika politik yang ada. Apalagi publik terus menyoroti kinerja mereka yang nyatanya masih menjabat sebagai penyelenggara negara. "Belum apa-apa sudah diributkan persoalan waktu yang dihabiskan untuk kampanye, asal dana, wajib mundur atau tidak, dan sebagainya," kata Rully beberapa waktu lalu.

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Survei LSI

Dahlan Iskan Pemenang Konvensi Capres Demokrat
INILAH.COM, Jakarta - Menteri BUMN Dahlan Iskan merupakan tokoh terkuat dan calon pemenang konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat. Hal dilihat dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada Oktober 2013.

Dahlan mendapat survei tertinggi dari 1.200 peserta survei yang dilakukan LSI. Bos media Jawa Pos Grup ini mengalahkan Pramono Edhie, Marzuki Alie, dan peserta konvensi lainnya.

"Konvensi Partai Demokrat yang terkuat adalah Dahlan Iskan yaitu 16,1%, disusul Pramono Edhie Wibowo 5,3%, Marzuki Alie 3,2%, dan Gita Wirijawan 2,2%," kata peneliti LSI Aji Alfaraby di kantor LSI Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2013).

Aji menambahkan, tujuh peserta konvensi capres Demokrat lainnya meraih suara di bawah 2%. "Kandidat lainnya Irman Gusman, Anies Baswedan, Sarundajang, Hayono Isman, Endriartono Sutarto, Dino Patti Djalal, dan Ali Masykur Musa memperoleh suara dibawah 2%," ujarnya.

Hari ini, LSI merilis capres wacana versus capres riil. Adapaun capres wacana dilihat dari, nama-nama tokoh yang sering muncul di media masa. Sedangkan capres rill merupakan tokoh dan pemimpin struktural partai dan hasil konvensi partai. Dahlan Iskan pun disebut-sebut merupakan salah satu capres yang akan maju pada Pemilu 2014 hasil konvensi Partai Demokrat.

"Dahlan adalah tokoh paling kuat dari petarung (perserta konvensi) lainnya, jika Demokrat konsisten, kemungkinan Dahlan yang akan dicalonkan Partai Demokrat," tambahnya. [yeh]

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Pesan Abraham Samad buat Peserta Konvensi Capres Demokrat


Pesan Abraham Samad buat Peserta Konvensi Capres Demokrat
Abraham Samad (Liputan6.com/Danu Baharuddin)

Liputan6.com, Jakarta : Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengimbau kepada para peserta Konvensi Partai Demokrat tidak sembarangan menerima sumbangan dari pihak tertentu. Apalagi bagi peserta yang masih menjabat sebagai penyelenggara negara.

"Kalau peserta konvensi penyelanggara negara harus berhati-hati menerima sumbangan karena ada aturan-aturan yang mengatur," kata Abraham Samad di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta,
Disampaikan Abraham, jika ada peserta konvensi yang merupakan penyelenggara negara menerima sumbangan, sebaiknya langsung melaporkan ke lembaganya. "Nanti KPK yang menentukan apakah sumbangan itu diperbolehkan atau tidak," kata dia.

Konvensi yang pertama kali dilakukan Partai Demokrat untuk menjaring calon yang akan diusung pada Pilpres 2014 ini sebagian pesertanya merupakan penyelenggara negara.
Mereka adalah Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan, Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN, Marzuki Alie selaku Ketua DPR, Ali Masykur Musa selaku anggota BPK, dan Irman Gusman selaku Ketua DPD. (Ary/Yus)

 

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Butuh Modal Nyapres, Gita Wirjawan Buka Rekening Sumbangan

  Liputan6.com, Jakarta : Peserta Konvensi Partai Demokrat, Gita Wirjawan, membuka rekening atas nama pribadinya untuk menampung sumbangan dana yang akan diberikan masyarakat untuk Pemilihan Presiden tahun 2014. 

"Saya sudah buka rekening atas nama pribadi. Ini khusus untuk partisipasi saya di konvensi. Sampai hari ini belum ada penerimaan dari siapapun," kata Gita Wirjawan di kantor Direktorat Pencegahan KPK di lantai IV gedung Pengadilan Tipikor di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Menurut Gita yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan ini, hal tersebut dilakukan agar pihaknya mendapat kejelasan sumber dana sumbangan yang nantinya akan mengalir ke rekening tersebut.
"Tentunya yang ditekankan adalah tidak boleh melanggar peraturan saya sebagai penyelenggara negara. Karena itu bisa dikategorikan sebagai gratifikasi," terang dia.
Dengan demikian, setelah mendapat penjelasan dari pihak KPK mengenai sumbangan yang masuk ke rekening penyelenggara negara, ke depan Gita berjanji melaporkan semua sumbangan yang diperolehnya ke KPK.
"Justru mereka (KPK) menganjurkan untuk dilaporkan. Kalau ada pemasukan, harus dilaporkan. Selama itu masuk ke rekening saya, pasti saya laporkan. Kami akan pantau setiap hari," katanya. (Yus)

BERITA #KONVENSI CALON PRESIDEN PARTAI DEMOKRAT

Akbar Tandjung: Konvensi Alat Regenerasi Kepemimpinan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan, regenerasi dalam kepemimpinan nasional hanya bisa berjalan bila ada iklim kondusif, demokratis, dan fair kepada kaum muda untuk berkiprah dalam kepemimpinan nasional. Kepemimpinan nasional ini dalam arti menjadi seorang presiden.

Agar muncul calon presiden potensial dari perseorangan, maka partai sebaiknya melakukan konvensi. Saya mendukung gagasan ini sebab konvensi membuka peluang bagi kaum muda yang berpotensi untuk menjadi capres," kata Akbar di Gedung DPR RI, Kamis, (31/10).

Kaum muda yang berpotensi menjadi capres, terang Akbar, adalah kaum muda yang memiliki pengalaman politik, pengalaman dalam birokrasi pemerintahan, dan pengalaman di DPR. Dengan berbagai macam pengalaman itu, maka ia bisa membuat keputusan politik yang terbaik bagi bangsa yang dipimpinnya karena memiliki pengalaman yang matang.

Jika ada pemuda semacam itu di dalam parpol, kata Akbar, maka harus diberi kesempatan untuk maju melalui konvensi. "Sebenarnya ide konvensi ini merupakan saya yang dicetuskan pada 2004, Demokrat mengapreasiasinya dengan melakukan konvensi untuk mencari capres," katanya.

Mungkin, lanjut Akbar, idenya soal konvensi disampaikan oleh kader Demokrat kepada SBY. Jadilah konvensi dilakukan oleh Demokrat.